Eksegesis Kejadian 25:19-34 tentang Hak Kesulungan dan Implikasinya bagi Etika Teologis Kristen

Milarti, Zeira (2026) Eksegesis Kejadian 25:19-34 tentang Hak Kesulungan dan Implikasinya bagi Etika Teologis Kristen. Masters thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
zeira_skpp.pdf

Download (245kB)
[img] Text
zeira_hd.pdf

Download (427kB)
[img] Text
zeira_kp.pdf

Download (253kB)
[img] Text
zeira_bab_1.pdf

Download (350kB)
[img] Text
zeira_bab_2.pdf

Download (493kB)
[img] Text
zeira_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (862kB) | Request a copy
[img] Text
zeira_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (302kB) | Request a copy
[img] Text
zeira_bab_5.pdf

Download (243kB)
[img] Text
zeira_dp.pdf

Download (305kB)
[img] Text
zeira_lp.pdf

Download (2MB)
[img] Text
zeira_cv.pdf

Download (194kB)

Abstract

Zeira Milarti (24010005) menulis tesis berjudul "Eksegesis Kejadian 25:19-34 tentang Hak Kesulungan dan Implikasinya bagi Etika Teologis Kristen," dibimbing oleh Dr. Joni Tapingku, M.Th. dan James A. Lola, M.Th. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan bagaimana hak kesulungan (בְּכֹרָה)/ bekorah, sebagai institusi sosial, hukum, dan rohani dalam tradisi Israel, dapat dipertukarkan begitu saja antara Esau dan Yakub. Rumusan masalahnya adalah bagaimana kajian eksegesis atas Kejadian 25:19-34 menjelaskan makna hak kesulungan serta implikasi etis teologis dari peralihannya. Penelitian ini bertujuan memberikan kajian eksegesis terhadap teks tersebut dan menjelaskan implikasi etis teologisnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode eksegesis gramatikal-leksikal, meliputi penyajian teks Ibrani, perbandingan tujuh versi terjemahan, analisis kata kunci, tafsiran terintegrasi, serta perbandingan lintas budaya mengenai kedudukan anak sulung pada bangsa-bangsa kuno. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inti persoalan, terpusat pada kata בְּכֹרָה (bekorah) hak kesulungan, מָכַר (makhar) menjual, dan בָּזָה (wayyivez) memandang rendah (ay. 31-34), bukan terletak pada keabsahan hukum transaksi, melainkan pada sikap hati Esau yang meremehkan haknya dan cara Yakub memanfaatkan kelemahan saudaranya. Pandangan Israel tetap khas karena mengikat hak itu pada hukum ilahi, tugas keimaman, dan makna teologis-korporat. Temuan ini menghasilkan empat implikasi etis teologis: tanggung jawab moral, kejujuran dan keadilan, kedaulatan Allah bersama kebebasan manusia, serta keutamaan nilai kekal di atas kepuasan sesaat. Kata Kunci: Hak Kesulungan; Eksegesis; Esau dan Yakub; Etika Teologis; Kejadian 25:19-34 ABSTRACT Zeira Milarti (24010005) wrote a thesis titled "Exegesis of Genesis 25:19-34 on the Birthright and Its Implications for Christian Theological Ethics," supervised by Dr. Joni Tapingku, M.Th., and James A. Lola, M.Th. The study is motivated by the question of how the birthright (בְּכֹרָה), as a social, legal, and spiritual institution in Israelite tradition, could be so readily exchanged between Esau and Jacob. The research problem is how an exegetical study of the text explains this meaning and its ethical-theological implications. The study aims to provide such an exegesis and explain those implications. A qualitative, grammatical-lexical method was applied, involving the Hebrew text, comparison of seven Bible translations, keyword analysis, an integrated interpretation, and a cross-cultural comparison of ancient views on the firstborn's status. The findings show that the core issue, centered on בְּכֹרָה (bekorah) birthright, מָכַר (makhar) selling, and בָּזָה (wayyivez) looking down on (vv. 31-34), lies not in legal validity but in Esau's disregard for his birthright and Jacob's exploitation of his weakness. Israel's view remained distinctive in binding the birthright to divine law, priestly duty, and corporate-theological meaning. These findings yield four implications: moral responsibility, honesty and justice, divine sovereignty alongside human freedom, and the priority of eternal values over momentary gratification. Keywords: Birthright; Exegesis; Esau and Jacob; Theological Ethics; Genesis 25:19-34

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 12 Aug 2026 08:08
Last Modified: 12 Aug 2026 10:40
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5741

Actions (login required)

View Item View Item