Harsel, Selki (2026) INTERPRETASI PERKEMBANGAN REGULASI EMOSI SISWA: Melalui film inside out sebagai media psikoedukasi bagi kelas X TKJ B di SMK Kristen Tagari. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
selki_kp.pdf Download (337kB) |
|
|
Text
selki_bab_1.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
selki_bab_2.pdf Download (499kB) |
|
|
Text
selki_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (447kB) | Request a copy |
|
|
Text
selki_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (502kB) | Request a copy |
|
|
Text
selki_bab_5.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
selki_dp.pdf Download (516kB) |
|
|
Text
selki_lp.pdf Download (603kB) |
|
|
Text
selki_lp2.pdf Download (882kB) |
|
|
Text
selki_cv.pdf Download (309kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan regulasi emosi siswa setelah mengikuti psikoedukasi menggunakan film Inside Out, peran film sebagai media psikoedukasi, serta kontribusinya dalam mengembangkan regulasi emosi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas X TKJ SMK Kristen Tagari dan guru Bimbingan dan Konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi siswa mengalami perkembangan setelah mengikuti psikoedukasi menggunakan film Inside Out. Perkembangan tersebut terlihat dari meningkatnya kemampuan siswa dalam mengenali, memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara lebih adaptif. Siswa mulai mampu mengelola emosi negatif, seperti marah, sedih, takut, dan kecewa, dengan menerapkan strategi yang lebih positif, seperti menenangkan diri, berdoa, berdiskusi, dan melakukan aktivitas yang bermanfaat. Selain itu, siswa menunjukkan pola pikir yang lebih positif dalam menghadapi masalah, mampu mempertimbangkan berbagai sudut pandang sebelum bereaksi, serta lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan. Film Inside Out terbukti efektif sebagai media psikoedukasi karena penyajian audiovisual yang menarik mampu meningkatkan perhatian, minat, dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Melalui pengalaman tokoh-tokoh dalam film, siswa lebih mudah memahami pentingnya regulasi emosi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, psikoedukasi menggunakan film Inside Out memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan regulasi emosi siswa serta dapat dijadikan sebagai alternatif media dalam pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Kata kunci: regulasi emosi, psikoedukasi, film Inside Out, media pembelajaran, bimbingan dan konseling. ABSTRACT This study aimed to examine the development of students' emotion regulation after participating in psychoeducation using the film Inside Out, the role of the film as a psychoeducational medium, and its contribution to the development of students' emotion regulation. This study employed a qualitative method with a descriptive approach. The participants consisted of Grade X Computer and Network Engineering (TKJ) students at SMK Kristen Tagari and the school guidance and counseling teacher. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students' emotion regulation improved after participating in psychoeducation using the film Inside Out. This improvement was reflected in the students' increased ability to recognize, understand, manage, and express their emotions more adaptively. They became more capable of regulating negative emotions, such as anger, sadness, fear, and disappointment, by applying positive coping strategies, including calming themselves, praying, discussing their feelings with others, and engaging in beneficial activities. In addition, the students demonstrated a more positive mindset in dealing with problems, considered different perspectives before reacting, and became more open in expressing their feelings. The film Inside Out proved to be an effective psychoeducational medium because its engaging audiovisual presentation increased students' attention, interest, and active participation during the learning process. Through the characters' experiences, students were able to understand the importance of emotion regulation and apply it in their daily lives. Therefore, psychoeducation using the film Inside Out made a positive contribution to the development of students' emotion regulation and can serve as an alternative medium for guidance and counseling services in schools. Keywords: emotion regulation, psychoeducation, Inside Out film, learning media, guidance and counseling.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:58 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:58 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5499 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

