Tirinna, Rianti Timu (2025) Analisis Pendidikan Agama Kristen Berbasis Tongkonan Layuk Dalam Membangun Karakter Siswa di SMAN 4 Tana Toraja. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
rianto_skpp.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
rianto_hd.pdf Download (342kB) |
|
|
Text
rianto_kp.pdf Download (393kB) |
|
|
Text
rianto_bab_1.pdf Download (498kB) |
|
|
Text
rianto_bab_2.pdf Download (509kB) |
|
|
Text
rianto_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (420kB) | Request a copy |
|
|
Text
rianto_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (506kB) | Request a copy |
|
|
Text
rianto_bab_5.pdf Download (387kB) |
|
|
Text
rianto_dp.pdf Download (395kB) |
|
|
Text
rianto_lp.pdf Download (433kB) |
|
|
Text
rianto_lp2.pdf Download (329kB) |
|
|
Text
rianto_cv.pdf Download (304kB) |
Abstract
Generasi muda di Tana Toraja khususnya siswa SMAN 4 mengalami pergeseran karakter yang ditandai dengan kurangnya penghargaan terhadap sesama, sikap tidak sopan kepada orang tua, penggunaan kata-kata kasar, dan mudah terlibat dalam perselisihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Pendidikan Agama Kristen berbasis Tongkonan Layuk dalam membangun karakter siswa di SMAN 4 Tana Toraja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, guru PAK, dan siswa, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman tentang nilai-nilai Tongkonan Layuk di kalangan tokoh adat, guru, dan siswa cukup memadai. Nilai-nilai yang diintegrasikan meliputi saling menghormati, kebersamaan, tanggung jawab, dan gotong royong. Integrasi dilakukan dengan menggabungkan materi PAK dengan nilai-nilai budaya lokal melalui pembelajaran di kelas dan kunjungan ke Tongkonan. Implementasi menunjukkan dampak terhadap perubahan perilaku siswa yang lebih sopan, bertanggung jawab, dan memiliki kebersamaan. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman sebagian guru tentang nilai-nilai Tongkonan Layuk, sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru. Kata Kunci: Pendidikan Agama Kristen, Tongkonan Layuk, Karakter Siswa, Kearifan Lokal. ABSTRACT The younger generation in Tana Toraja, especially students at SMAN 4, are experiencing a shift in character marked by a lack of respect for others, disrespectful attitudes towards parents, use of foul language, and a tendency to get involved in disputes. This study aims to analyze the implementation of Tongkonan Layuk-based Christian Religious Education in building the character of students at SMAN 4 Tana Toraja. The research method used a qualitative approach with an ethnographic design through in-depth interviews with traditional leaders, PAK teachers, and students, as well as observation and documentation. The results of the study show that the understanding of Tongkonan Layuk values among traditional leaders, teachers, and students is quite adequate. The integrated values include mutual respect, togetherness, responsibility, and mutual cooperation. Integration is carried out by combining Christian Religious Education material with local cultural values through classroom learning and visits to Tongkonan. The implementation showed an impact on changes in student behavior, making them more polite, responsible, and cooperative. The obstacle faced was the lack of understanding of Tongkonan Layuk values among some teachers, so training was needed to improve teacher competence. Keywords: Christian Religious Education, Tongkonan Layuk, Student Character, Local Wisdom.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 17 Jan 2026 06:03 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 14:34 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5198 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

