Pastoral Penanian Tojolo: Analisis terhadap Penanian Tojolo sebagai Metode Pastoral Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai pada Peristiwa Kedukaan

Demmatande, Marsel Delfran (2025) Pastoral Penanian Tojolo: Analisis terhadap Penanian Tojolo sebagai Metode Pastoral Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai pada Peristiwa Kedukaan. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
marsel_skpp.pdf

Download (86kB)
[img] Text
marsel_hd.pdf

Download (253kB)
[img] Text
marsel_kp.pdf

Download (333kB)
[img] Text
marsel_bab_1.pdf

Download (431kB)
[img] Text
marsel_bab_2.pdf

Download (717kB)
[img] Text
marsel_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (452kB) | Request a copy
[img] Text
marsel_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (490kB) | Request a copy
[img] Text
marsel_bab_5.pdf

Download (343kB)
[img] Text
marsel_dp.pdf

Download (489kB)
[img] Text
marsel_lp.pdf

Download (373kB)
[img] Text
marsel_lp2.pdf

Download (293kB)

Abstract

Peristiwa kedukaan oleh karena kematian seseorang merupakan pengalaman manusiawi yang membutuhkan pendampingan pastoral yang tepat. Salah satu praktik budaya yang terus dilakukan dalam peristiwa kedukaan adalah Penanian Tojolo, yakni nyanyian rohani berbahasa Toraja yang diwariskan secara turun-temurun. Dalam praktiknya Penanian Tojolo masih sering dipahami hanya sebatas tradisi, belum sepenuhnya dipahami sebagai sarana kebangunan rohani dan dimanfaatkan sebagai sarana dan pelayanan pastoral yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis Penanian Tojolo sebagai metode pastoral Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai yang dapat dimaknai dan digunakan sebagai ekspresi liturgi pada peristiwa kedukaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanian Tojolo memiliki nilai-nilai teologis dan pastoral yang selaras dengan fungsi-fungsi pelayanan pastoral. Oleh karena itu, praktik Penanian Tojolo perlu dipakai sebagai bagian pelayanan pastoral Gereja Toraja Jemaat Sion Batubai yang secara kontekstual dan termuat sebagai bagian dari ekspresi liturgi. Kata kunci: Penanian Tojolo, Pastoral, Liturgi. ABSTRACT The experience of grief due to the death of a loved one is a human experience that requires appropriate pastoral care. One cultural practice that continues to be carried out in times of bereavement is Penanian Tojolo, a Toraja-language sacred song that has been passed down from generation to generation. In practice, Penanian Tojolo is often understood merely as a tradition and has not been fully recognized as a means of spiritual renewal or utilized as a contextual form of pastoral ministry. This study aims to analyze Penanian Tojolo as a pastoral method of the Toraja Church, Sion Batubai Congregation, which can be interpreted and used as a liturgical expression in bereavement contexts. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through literature review, interviews, and documentation. The findings indicate that Penanian Tojolo contains theological and pastoral values that are in harmony with the functions of pastoral ministry. Therefore, the practice of Penanian Tojolo needs to be applied as part of the pastoral ministry of the Toraja Church, Sion Batubai Congregation, in a contextual manner and integrated as a liturgical expression. Keywords: Penanian Tojolo, Pastoral Care, Liturgy.

Item Type: Thesis (Scholar)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 05 Feb 2026 11:02
Last Modified: 05 Feb 2026 11:02
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5263

Actions (login required)

View Item View Item