Paratu, Rinto (2026) Integrasi Ekoteologi dan Makna Kearifan Lokal Mangkaro Kalo' sebagai Upaya Membangun Keselarasan dengan Alam, di DusunPetarian Lembang Makkodo. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
rinto_skpp.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
rinto_hd.pdf Download (965kB) |
|
|
Text
rinto_kp.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
rinto_bab_1.pdf Download (392kB) |
|
|
Text
rinto_bab_2.pdf Download (496kB) |
|
|
Text
rinto_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) | Request a copy |
|
|
Text
rinto_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (430kB) | Request a copy |
|
|
Text
rinto_bab_5.pdf Download (380kB) |
|
|
Text
rinto_dp.pdf Download (386kB) |
|
|
Text
rinto_lp.pdf Download (436kB) |
|
|
Text
rinto_lp2.pdf Download (686kB) |
Abstract
Integrasi ekoteologi dan kearifan lokal mangkaro kalo’ sangat erat sehingga perlu dilihat dalam perspektif Kristen sebagai upaya menyadarkan masyarakat Makkodo untuk memelihara alam semesta. Tulisan ini bertujuan untuk melihat keterkaitan ekoteologi dan kearifan lokal mangkaro kalo’ sebagai upaya membangun keselarasan alam di Dusun Petarian Lembang Makkodo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh mencerminkan bahwa mangkaro kalo’ merupakan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun sebagai praktik pembersihan saluran irigasi sawah, yang berfungsi secara ekologis dan memiliki makna teologis dan sosial. Kegiatan ini dipahami masyarakat sebagai wujud tanggung jawab manusia dalam menjaga keutuhan ciptaan Tuhan, sebagaimana tercermin dalam mandat penciptaan dalam Kejadian 1:26 dan 2:15. Temuan penelitian juga mencerminkan bahwa mangkaro kalo’ dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh warga masyarakat, sehingga memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kerja sama sosial. Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai spiritualitas dan ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat alam, khususnya air sebagai sumber kehidupan. Integrasi antara ekoteologi dan kearifan lokal mangkaro kalo’ tampak dalam kesadaran masyarakat akan relasi harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta. Maka mangkaro kalo’ bisa dipahami sebagai implementasi nyata dari ekoteologi kontekstual yang relevan untuk pelestarian lingkungan dan penguatan iman kristiani dalam konteks budaya lokal. Kata kunci: Ekoteologi, kearifan lokal, mangkaro kalo’, lingkungan. ABSTRACT The integration of ecotheology and local wisdom of mankaro kalo’ is very close so it needs to be seen from a Christian perspective as an effort to raise awareness of the Makkodo community to preserve the universe. This paper aims to see the relationship between ecotheology and local wisdom of mankaro kalo’ as an effort to build harmony with nature in Petarian Hamlet, Lembang Makkodo. The method used in this study is qualitative research with data collection techniques through observation and interviews. The results of the research obtained reflect that mankaro kalo’ is a local wisdom that is passed down from generation to generation as a practice of cleaning rice field irrigation channels, which functions ecologically and has theological and social meaning. This activity is understood by the community as a manifestation of human responsibility in preserving the integrity of God's creation, as reflected in the creation mandate in Genesis 1:26 and 2:15. Research findings also indicate that mankaro kalo' is carried out cooperatively, involving all community members, thereby strengthening the values of togetherness, solidarity, and social cooperation. Furthermore, this activity embodies spiritual values and gratitude to God for the blessings of nature, especially water as a source of life. The integration of ecotheology and local wisdom of mankaro kalo' is evident in the community's awareness of the harmonious relationship between humans, God, and the universe. Therefore, mankaro kalo' can be understood as a concrete implementation of contextual ecotheology relevant to environmental conservation and strengthening Christian faith within the context of local culture. Keywords: Ecotheology, local wisdom, mankaro kalo', environment.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 02:13 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 09:09 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

