Rita, Rita (2026) Implementasi Kepemimpinan Yesus Berdasarkan Markus 10:45 bagi Guru Sekolah Minggu di Gereja Toraja Jemaat Kanaan Lindobulan. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
rita_skpp.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
rita_hd.pdf Download (824kB) |
|
|
Text
rita_kp.pdf Download (700kB) |
|
|
Text
rita_bab_1.pdf Download (430kB) |
|
|
Text
rita_bab_2.pdf Download (488kB) |
|
|
Text
rita_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (463kB) | Request a copy |
|
|
Text
rita_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (451kB) | Request a copy |
|
|
Text
rita_bab_5.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
rita_dp.pdf Download (428kB) |
|
|
Text
rita_lp.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
rita_lp2.pdf Download (573kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kurangnya keterlibatan dan komitmen sebagian guru sekolah minggu dalam pelayanan di Gereja Toraja Jemaat Kanaan Lindobulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi model kepemimpinan Yesus berdasarkan Markus 10:45 bagi guru sekolah minggu di Gereja Toraja Jemaat Kanaan Lindobulan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan 8 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan Yesus berdasarkan Markus 10:45 yang diukur melalui tiga indikator utama yaitu kerendahan hati, pelayanan, dan pengorbanan belum sepenuhnya diterapkan secara efektif oleh seluruh guru sekolah minggu. Pada indikator kerendahan hati dan pengorbanan, para guru telah mengimplementasikannya dengan baik melalui sikap ramah, terbuka terhadap kritik, serta kerelaan mengorbankan waktu, tenaga, serta materi dalam pelayanan. Namun pada indikator pengorbanan terdapat perbedaan komitmen antara guru sekolah minggu di mana sebagian guru telah menjadikan pelayanan sebagai pengabdian rohani yang tulus, sementara guru yang lain masih menganggap pelayanan sebagai rutinitas semata yang ditandai dengan tindakan seperti terlambat, mendadak tidak hadir, dan melupakan jadwal pelayanan. Kata Kunci: Kepemimpinan Yesus, Markus 10:45, Guru Sekolah Minggu ABSTRACT This study was motivated by the phenomenon of insufficient involvement and commitment among some Sunday school teachers regarding their ministry at the Toraja Church, Kanaan Lindobulan Congregation. The objective of this research was to examine and analyze the implementation of the Jesus-style leadership model—based on Mark 10:45—among the Sunday school teachers at the Toraja Church, Kanaan Lindobulan Congregation. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were gathered through literature reviews and fieldwork, which included observation, documentation, and in-depth interviews with eight informants. The results indicate that the implementation of Jesus-style leadership—measured by three key indicators: humility, service, and sacrifice—has not yet been fully or effectively adopted by all Sunday school teachers. Regarding the indicators of humility and service, the teachers demonstrated good implementation through friendly attitudes, openness to criticism, and a willingness to sacrifice time, energy, and material resources for the ministry. However, regarding the indicator of sacrifice, there were disparities in commitment; some teachers viewed the ministry as an act of sincere spiritual devotion, whereas others regarded it merely as a routine, evidenced by behaviors such as arriving late, sudden absences, and forgetting their scheduled duties. Keywords: Jesus-style leadership, Mark 10:45, Sunday school teachers.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 09:38 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 20:02 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5372 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

