Rahayu EK, Miska (2026) Studi Teologis terhadap Budaya Massalu dan Implikasinya bagi Gereja Toraja Mamasa Jemaat Burana. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
miska_kp.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
miska_bab_1.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
miska_bab_2.pdf Download (462kB) |
|
|
Text
miska_bab_3.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) | Request a copy |
|
|
Text
miska_bab_4.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) | Request a copy |
|
|
Text
miska_bab_5.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
miska_dp.pdf Download (307kB) |
|
|
Text
miska_lp.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
miska_lp2.pdf Download (613kB) |
|
|
Text
miska_cv.pdf Download (210kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hasil studi teologis terhadap budaya massalu dan implikasinya bagi kehidupan masyarakat Gereja Toraja Mamasa Jemaat Burana. Untuk mencapai tujuan penulis, maka tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis metode penelitian etnografi. Jenis metode penelitian etnografi adalah salah satu jenis penelitian kualitatif yang ingin mengkaji lebih dalam tentang budaya masyarakat. Jenis metode penelitian etnografi diuraikan dalam aspek sosiologi dan antropologi, dan dalam penelitian ini akan mendalami bidang antropologi. Studi teologis terhadap budaya massalu memiliki kesepadanan dan disejajarkan maknanya dengan pertobatan atau pengakuan dosa. Budaya lokal yang dihidupi oleh Gereja Toraja Mamasa Jemaat Burana dan perspektif Yohanes Calvin mengenai pertobatan dapat dikesepadankan dan dapat dijumpai bahwa pada dasarnya hal ini memiliki makna yang sama dalam kacamata yang berbeda. Penelitian ini memberikan manfaat dalam membentuk kesadaran akan pentingnya mempertahankan pengakuan dan pertobatan sejati kepada Tuhan sesuai dengan Firman Tuhan sendiri. Dengan memahami hubungan antara Alkitab dan budaya massalu maka jemaat diharapkan mampu memperbaiki motivasi dalam melakukan pengakuan dosa agar bisa memiliki tindakan pertobatan yag sejati dari pelanggaran yang telah dilakukan. Kata Kunci: Massalu, Calvin, Pertobatan, Jemaat Burana. ABSTRACT This research aims to explain the results of a theological study of mass culture and its implications for the lives of the Toraja Mamasa Church, Burana Congregation. To achieve this objective, this paper uses a qualitative research approach with an ethnographic research method. Ethnographic research is a type of qualitative research that seeks to delve deeper into the culture of a community. Ethnographic research methods are described in terms of sociology and anthropology, and this research will delve deeper into anthropology. Theological studies of mass culture have similarities and are aligned in meaning with repentance or confession. The local culture practiced by the Toraja Mamasa Church, Burana Congregation, and John Calvin's perspective on repentance can be compared, and it can be seen that they essentially have the same meaning from different perspectives. This research provides benefits in fostering awareness of the importance of maintaining true confession and repentance to God in accordance with God's Word. By understanding the relationship between the Bible and mass culture, it is hoped that the congregation will be able to improve their motivation for confession so that they can experience genuine repentance for their transgressions. Keywords: Massalu, Calvin, Repentance, Burana Congregation.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 03:50 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 03:50 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

