Pendampingan Pastoral Konseling bagi Anak Usia Kerja dalam Menjalankan Tugas Tanggung Jawab terhadap Orang Tua Lanjut Usia di Gereja Toraja Jemaat Buntu Nanna’ Klasis Luwu

Rura, Novita (2026) Pendampingan Pastoral Konseling bagi Anak Usia Kerja dalam Menjalankan Tugas Tanggung Jawab terhadap Orang Tua Lanjut Usia di Gereja Toraja Jemaat Buntu Nanna’ Klasis Luwu. Masters thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
novita_skpp.pdf

Download (295kB)
[img] Text
novita_hd.pdf

Download (1MB)
[img] Text
novita_kp.pdf

Download (342kB)
[img] Text
novita_bab_1.pdf

Download (356kB)
[img] Text
novita_bab_2.pdf

Download (447kB)
[img] Text
novita_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (346kB) | Request a copy
[img] Text
novita_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (333kB) | Request a copy
[img] Text
novita_bab_5.pdf

Download (280kB)
[img] Text
novita_dp.pdf

Download (288kB)
[img] Text
novita_lp.pdf

Download (2MB)
[img] Text
novita_lp2.pdf

Download (410kB)
[img] Text
novita_cv.pdf

Download (205kB)

Abstract

Penelitian ini membahas pendampingan pastoral konseling bagi anak usia kerja dalam menjalankan tanggung jawab terhadap orang tua lanjut usia di Gereja Toraja Jemaat Buntu Nanna’. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beban ganda anak usia kerja yang harus memenuhi kebutuhan keluarga inti, bekerja di perantauan, serta tetap memperhatikan orang tua lanjut usia. Jarak dan tuntutan pekerjaan menimbulkan tekanan psikologis, rasa bersalah, kebingungan, dan keterbatasan kehadiran secara langsung. Selain itu, tuntutan budaya Toraja melalui Rambu Solo’ dan tunuan dapat menambah tekanan ekonomi dan emosional, khususnya bagi anak yang merantau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara terhadap informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persoalan anak usia kerja berkaitan dengan aspek psikologis, ekonomi, keluarga, budaya, dan spiritual. Karena itu, diperlukan pendampingan pastoral yang holistik melalui fungsi healing, sustaining, dan guiding, serta pemanfaatan Digital Pastoral Care untuk mendampingi anak rantau secara berkelanjutan. Kata kunci: pastoral konseling, anak usia kerja, orang tua lanjut usia, beban ganda, Rambu Solo’, tunuan, Digital Pastoral Care. ABSTRACT This study discusses pastoral counseling support for working-age children in fulfilling their responsibilities towards elderly parents in the Toraja Church, Buntu Nanna’ Congregation. This research is driven by the dual burden faced by working-age children who have to meet the needs of their nuclear family, work away from home, and still pay attention to their elderly parents. Distance and job demands cause psychological pressure, guilt, confusion, and limitations in being physically present. Additionally, Toraja cultural expectations through Rambu Solo’ and tunuan can add economic and emotional pressure, especially for children who work far from home. The study uses a qualitative approach with a case study method through interviews with informants. Research results show that the issues of working-age children are related to psychological, economic, family, cultural, and spiritual aspects. Therefore, holistic pastoral guidance is needed through healing, sustaining, and guiding functions, as well as the use of Digital Pastoral Care to continuously support migrant children.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 11 Aug 2026 10:46
Last Modified: 11 Aug 2026 13:25
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5733

Actions (login required)

View Item View Item