Analisis Bentuk Kelong dalam Masyarakat Kecamatan Bambang

Putranto, Putranto (2026) Analisis Bentuk Kelong dalam Masyarakat Kecamatan Bambang. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
putra_kp.pdf

Download (269kB)
[img] Text
putra_bab_1.pdf

Download (316kB)
[img] Text
putra_bab_2.pdf

Download (316kB)
[img] Text
putra_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB) | Request a copy
[img] Text
putra_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (432kB) | Request a copy
[img] Text
putra_bab_5.pdf

Download (270kB)
[img] Text
putra_dp.pdf

Download (262kB)
[img] Text
putra_lp.pdf

Download (346kB)
[img] Text
putra_lp2.pdf

Download (162kB)
[img] Text
putra_cv.pdf

Download (228kB)

Abstract

Putranto 2026 Analisis Kelong dan Implikasinya bagi Penghayatan Nyanyian di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Lemo. Skripsi, Program studi Musik Gerejawi, Fakultas Budaya dan Kepemimpinan Kristen, Institut Agama Kristen Negri Toraja (IAKN) Toraja Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kelong dalam masyarakat Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan transkripsi notasi terhadap penyair kelong, pemangku adat, serta masyarakat yang memahami tradisi kelong. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelong merupakan nyanyian tradisional yang memiliki fungsi budaya, sosial, dan religius dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada ritual Pa’bisuam dalam kepercayaan Aluk Mappurondo. Secara musikal, kelong memiliki struktur melodi yang terdiri atas empat frase (a, a', a'', b), menggunakan tangga nada pentatonik, birama 4/4, tempo largo, serta ornamen seperti acciaccatura, slur, dan cengkok yang menjadi ciri khas penyajiannya. Berdasarkan kajian etnomusikologi, antropologi musik, dan teori bentuk musik dan analisa, bentuk musikal kelong mencerminkan identitas budaya masyarakat Bambang dan tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai yang hidup di dalamnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelong merupakan warisan budaya yang memiliki karakteristik musikal yang khas serta penting untuk dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Mamasa. Kata Kunci: Kelong, bentuk musik, etnomusikologi, antropologi musik, masyarakat Bambang. ABSTRACT Putranto 2026. Analysis of Kelong and Its Implications for the Experience of Songs in the Lemo Congregation of the Toraja Mamasa Church. Thesis, Church Music Study Program, Faculty of Christian Culture and Leadership, Toraja State Christian Institute (IAKN) Toraja. This study aims to analyze the musical form of Kelong in the community of Bambang District, Mamasa Regency. The research employed a qualitative method with an ethnomusicological approach. Data were collected through observation, interviews, documentation, and musical transcription involving Kelong singers, traditional leaders, and community members who preserve the tradition. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Kelong is a traditional song that performs cultural, social, and religious functions, particularly in the Pa’bisuam ritual of the Aluk Mappurondo belief system. Musically, Kelong consists of four melodic phrases (a, a', a'', and b), employs a pentatonic scale, uses a 4/4 time signature, a largo tempo, and vocal ornaments such as acciaccatura, slur, and cengkok, which distinguish its performance style. Based on the perspectives of ethnomusicology, music anthropology, and The Study of Musical Form Analysis theory of musical form, the musical structure of Kelong reflects the cultural identity of the Bambang community and is closely connected to the values embedded in their cultural life. The study concludes that Kelong is a valuable cultural heritage with distinctive musical characteristics that should be preserved as an important part of the cultural heritage of the Mamasa community. Keywords: Kelong, musical form, ethnomusicology, music anthropology, Bambang community.

Item Type: Thesis (Scholar)
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 28 Jul 2026 09:35
Last Modified: 28 Jul 2026 16:43
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5544

Actions (login required)

View Item View Item