Manik, Serwin Datu (2025) Perencanaan Pastoral Konseling dalam Mengelola Emosi Anak Remaja di Desa Balepe. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
![]() |
Text
serwin_skpp.pdf Download (88kB) |
![]() |
Text
serwin_hd.pdf Download (279kB) |
![]() |
Text
serwin_kp.pdf Download (253kB) |
![]() |
Text
serwin_bab_1.pdf Download (343kB) |
![]() |
Text
serwin_bab_2.pdf Download (488kB) |
![]() |
Text
serwin_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (343kB) | Request a copy |
![]() |
Text
serwin_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) | Request a copy |
![]() |
Text
serwin_bab_5.pdf Download (218kB) |
![]() |
Text
serwin_dp.pdf Download (318kB) |
![]() |
Text
serwin_lp.pdf Download (410kB) |
![]() |
Text
serwin_cv.pdf Download (142kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perencanaan pastoral konseling dalam membantu pengelolaan emosi anak remaja, dengan studi kasus pada seorang anak di Desa Balepe’. Masalah yang diangkat berkaitan dengan kesulitan anak dalam mengekspresikan dan mengelola emosi secara sehat, khususnya ketika menghadapi penolakan, kegagalan, atau situasi yang tidak sesuai harapan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam danobservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emosi negatif yang muncul pada anak berkaitan erat dengan pola asuh dari orang tua, di mana hampir seluruh keinginan anak dipenuhi tanpa batasan yang jelas. Proses pendampingan pastoral konseling difokuskan pada empat tahapan utama: membangun hubungan kepercayaan, pengumpulan data, analisis permasalahan (diagnosa), dan perencanaan tindakan. Melalui proses yang empatik dan spiritual, orang tua mulai menyadari perlunya perubahan dalam pengasuhan, termasuk penetapan batasan yang konsisten dan komunikasi yang lebih terbuka. Intervensi yang dilakukan berdampak positif pada kemampuan anak dalam mengenali, menamai, serta mengekspresikan emosinya secara verbal dan lebih adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa perencanaan pastoral konseling memiliki peran penting dalam membantu membentuk regulasi emosi anak, serta memperkuat hubungan relasional antara anak dan orang tua. Kata Kunci: Perencanaan, Pastoral Konseling, Pengelolaan Emosi, Anak Remaja. ABSTRACT This study aims to examine the role of pastoral counseling planning in assisting the emotional management of adolescents, using a case study of a child in Balepe Village. The main issue addressed is the child's difficulty in expressing and managing emotions in a healthy manner, particularly when facing rejection, failure, or situations that do not meet expectations. This research uses a qualitative approach with a case study method, where data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings indicate that the emergence of negative emotions in the child is closely related to the parenting style, in which almost all of the child’s desires were fulfilled without clear boundaries. The pastoral counseling process focused on four main stages: building trust, data collection, problem analysis (diagnosis), and action planning. Through an empathetic and spiritually grounded approach, the parents began to realize the importance of changing their parenting style by establishing consistent boundaries and more open communication. The intervention had a positive impact on the child’s ability to recognize, label, and express emotions verbally in a more adaptive way. This study affirms that pastoral counseling planning plays a significant role in shaping the child’s emotional regulation and strengthening the relational bond between the child and their parents. Keywords: Planning, Pastoral Counseling, Emotion Management, Adolescents.
Item Type: | Thesis (Scholar) |
---|---|
Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity |
Depositing User: | Andarias Manting |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 10:37 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 10:37 |
URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |