Sintesis Eco-teologi Kristen dengan Tradisi Tumete Masyarakat Seko di Desa Hoyane

Minaldi, Yawan (2023) Sintesis Eco-teologi Kristen dengan Tradisi Tumete Masyarakat Seko di Desa Hoyane. Masters thesis, Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja.

[img] Text
yawan_skpp.pdf

Download (40kB)
[img] Text
yawan_hd.pdf

Download (261kB)
[img] Text
yawan_kp.pdf

Download (557kB)
[img] Text
yawan_bab_1.pdf

Download (457kB)
[img] Text
yawan_bab_2.pdf

Download (849kB)
[img] Text
yawan_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (449kB) | Request a copy
[img] Text
yawan_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (643kB) | Request a copy
[img] Text
yawan_bab_5.pdf

Download (386kB)
[img] Text
yawan_dp.pdf

Download (395kB)
[img] Text
yawan_lampiran.pdf

Download (1MB)
[img] Text
yawan_cv.pdf

Download (370kB)
[img] Text
yawan_similarity_index.pdf

Download (183kB)

Abstract

Riset ini menguraikan tentang nilai ekologi dalam tradisi Tumete dan melakukan sintesis dengan ekologi dalam kekristenan dengan judul Kajian Sintesis Eco-Teologi Kristen Dengan Tradisi Tumete Masyarakat Seko Di Desa Hoyane. Dalam melakukan riset itu menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil riset ini menyimpulkan bahwa tradisi Tumete dalam keseluruhan aktivitasnya selama satu tahun sikslus pertanian tidak merusak ekologi, tetapi lebih kepada pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kebutuhan pangan dan implementasi mandat ekologi dalam kejadian dengan mengolah alam dalam keseimbangan. Tumete sebagai cara bertani yang bersahabat dengan alam membuktikan sikap pengelolaan yang bertanggungjawab dan memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal dan menjadi kritik bagi tradisi bertani hari ini yang merusak ekologi dengan penggunaan pestisida. Namun praktek Tumete hari ini kehilangan penghayatan tentang sakralitas tanah sebagai milik Dehata karena dominasi spirit ekonomi. Nilai-nilai ekologi dalam tradisi Tumete ialah kesadaran akan kepemilikan Dehata atas tanah yang juga ditegaskan dalam Alkitab pada tahun sabat dan Yobel bahwa Allah lah pemilik tanah. Kedua, prinsip kolektivitas menjaga keseimbangan ekologi dalam bekerja. Ketiga, nilai harmoni dengan alam yang diupayakan masyarakat melalui praktek Mangoka’ Tuho dengan pengakuan salah yang berdampak bagi pemulihan ekologi. .

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Ekologi Kristen, Tanah, Tradisi Tumete, Sintesis
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography
Depositing User: ap sarmita sumule
Date Deposited: 28 Dec 2023 03:58
Last Modified: 03 Dec 2024 09:55
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/677

Actions (login required)

View Item View Item