Rona, Febriani (2026) Penerimaan Orang Tua terhadap Anak dengan Epilepsi: Analisis Perspektif Carl Rogers di Jemaat Gloria Buttutangnga. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
febriani_kp.pdf Download (92kB) |
|
|
Text
febriani_bab_1.pdf Download (338kB) |
|
|
Text
febriani_bab_2.pdf Download (492kB) |
|
|
Text
febriani_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) | Request a copy |
|
|
Text
febriani_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (410kB) | Request a copy |
|
|
Text
febriani_bab_5.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
febriani_dp.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
febriani_lp.pdf Download (377kB) |
|
|
Text
febriani_cv.pdf Download (190kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa orang tua yang memiliki anak dengan epilepsi sering menghadapi berbagai tantangan psikologis, sosial, dan emosional yang memengaruhi proses penerimaan terhadap kondisi anak. Fokus penelitian ini adalah menganalisis proses penerimaan orang tua terhadap anak dengan epilepsi berdasarkan perspektif Carl Rogers, khususnya melalui konsep Unconditional Positive Regard (UPR). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses penerimaan orang tua terhadap anak dengan epilepsi di Jemaat Gloria Buttutangnga berdasarkan perspektif Carl Rogers. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian dipilih secara purposive, yaitu orang tua yang memiliki anak dengan epilepsi di Jemaat Gloria Buttutangnga. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik, member check, dan peningkatan ketekunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan orang tua terhadap anak dengan epilepsi merupakan suatu proses yang berlangsung secara bertahap. Pada awalnya, orang tua mengalami reaksi emosional berupa syok, sedih, takut, cemas, dan kebingungan ketika mengetahui diagnosis epilepsi pada anak. Seiring berjalannya waktu, orang tua mulai menunjukkan penerimaan tanpa syarat dengan tetap mengasihi, merawat, melindungi, menghargai, dan mendukung perkembangan anak. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa konsep Unconditional Positive Regard menjadi dasar utama dalam proses penerimaan tersebut, sedangkan konsep empathy, positive regard, conditions of worth, incongruence, dan actualizing tendency berperan sebagai konsep pendukung dalam menjelaskan dinamika penerimaan orang tua. Meskipun demikian, orang tua masih menghadapi tantangan berupa kecemasan terhadap kondisi kesehatan, masa depan anak, dan stigma sosial yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan orang tua terhadap anak dengan epilepsi bukanlah kondisi yang terjadi secara instan, melainkan suatu proses yang berkembang menuju penerimaan tanpa syarat sebagaimana dijelaskan dalam konsep Unconditional Positive Regard Carl Rogers. Penerimaan tersebut tercermin melalui kasih sayang, empati, penghargaan positif, serta komitmen orang tua untuk terus mendampingi dan mendukung perkembangan anak meskipun menghadapi berbagai tantangan. Kata Kunci: penerimaan orang tua, epilepsi, Unconditional Positive Regard, Carl Rogers, konseling pastoral. ABSTRACT This study was motivated by the fact that parents of children with epilepsy often experience psychological, social, and emotional challenges that influence their acceptance of their child's condition. The focus of this study is to analyze the process of parental acceptance of children with epilepsy from Carl Rogers' perspective, particularly through the concept of Unconditional Positive Regard (UPR). The objective of this study is to describe and analyze the process of parental acceptance of children with epilepsy at Gloria Buttutangnga Congregation based on Carl Rogers' perspective. This study employed a qualitative research method using a case study approach. The participants were selected purposively, consisting of parents who have children with epilepsy in the Gloria Buttutangnga Congregation. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while the trustworthiness of the data was ensured through technique triangulation, member checking, and prolonged engagement. The findings indicate that parental acceptance of children with epilepsy is a gradual process. Initially, parents experienced emotional reactions such as shock, sadness, fear, anxiety, and confusion upon learning their child's diagnosis. Over time, they gradually demonstrated unconditional acceptance by continuing to love, care for, protect, appreciate, and support their children's development. The findings further reveal that the concept of Unconditional Positive Regard serves as the primary foundation of this acceptance process, while empathy, positive regard, conditions of worth, incongruence, and actualizing tendency function as supporting concepts in explaining the dynamics of parental acceptance. Nevertheless, parents continue to face challenges related to concerns about their children's health, future, and social stigma. This study concludes that parental acceptance of children with epilepsy is not an instant condition but a gradual process toward unconditional acceptance as explained in Carl Rogers' concept of Unconditional Positive Regard. Such acceptance is reflected in unconditional love, empathy, positive appreciation, and parents' commitment to continuously accompany and support their children's growth despite various challenges. Keywords: parental acceptance, epilepsy, Unconditional Positive Regard, Carl Rogers, pastoral counseling.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 19:13 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 19:13 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

