Analisis Perubahan Sosial dalam Tradisi Diruran dan Relevansinya terhadap Kontekstualisasi Teologi GTM Jemaat Tedong-Tedong Minanga

Tanrigoa, Ferniati Kadang (2026) Analisis Perubahan Sosial dalam Tradisi Diruran dan Relevansinya terhadap Kontekstualisasi Teologi GTM Jemaat Tedong-Tedong Minanga. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
ferniati_kp.pdf

Download (236kB)
[img] Text
ferniati_bab_1.pdf

Download (265kB)
[img] Text
ferniati_bab_2.pdf

Download (318kB)
[img] Text
ferniati_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB) | Request a copy
[img] Text
ferniati_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text
ferniati_bab_5.pdf

Download (178kB)
[img] Text
ferniati_dp.pdf

Download (229kB)
[img] Text
ferniati_lp.pdf

Download (285kB)
[img] Text
ferniati_lp2.pdf

Download (738kB)
[img] Text
ferniati_cv.pdf

Download (117kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial dalam tradisi Diruran serta relevansinya terhadap kontekstualisasi teologi di Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Tedong-Tedong Minanga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat dan majelis gereja sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Diruran pada awalnya merupakan upacara kematian yang erat kaitannya dengan sistem stratifikasi sosial (tana’) dan hanya dapat dilaksanakan oleh kalangan bangsawan. Namun, tradisi ini mengalami perubahan makna dan pelaksanaan yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, masuknya agama Kristen, dan perkawinan campur. Perubahan tersebut memperlihatkan pergeseran dari solidaritas mekanik menuju solidaritas organik sebagaimana dikemukakan oleh Emile Durkheim. Tradisi Diruran kini lebih dimaknai sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal serta ungkapan kasih dan solidaritas keluarga. Penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan tersebut relevan dengan model sintesis Stephen B. Bevans karena memperlihatkan dialog antara budaya lokal dan iman Kristen tanpa menghilangkan identitas budaya masyarakat Mamasa. Kata Kunci: Tradisi Diruran, perubahan sosial, solidaritas mekanik, solidaritas organik, dan kontekstualisasi teologi.

Item Type: Thesis (Scholar)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 30 Jul 2026 18:00
Last Modified: 30 Jul 2026 18:00
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5583

Actions (login required)

View Item View Item