Analisis Teologis Tradisi Ma’Balik Gandang Dari Perspektif Teologi Eka DarmaPutera di Masyarakat Kristen Desa Tanete Walenrang

Pinata, Pinata (2026) Analisis Teologis Tradisi Ma’Balik Gandang Dari Perspektif Teologi Eka DarmaPutera di Masyarakat Kristen Desa Tanete Walenrang. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.

[img] Text
pinata_kp.pdf

Download (351kB)
[img] Text
pinata_bab_1.pdf

Download (179kB)
[img] Text
pinata_bab_2.pdf

Download (555kB)
[img] Text
pinata_bab_3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (355kB) | Request a copy
[img] Text
pinata_bab_4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (612kB) | Request a copy
[img] Text
pinata_bab_5.pdf

Download (258kB)
[img] Text
pinata_dp.pdf

Download (309kB)
[img] Text
pinata_lp2.pdf

Download (358kB)
[img] Text
pinata_cv.pdf

Download (168kB)

Abstract

Penelitian ini membahas analisis teologis tradisi Ma’Balik Gandang dari perspektif teologi Eka Darmaputera di masyarakat Kristen Desa Tanete Walenrang. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari adanya perbedaan pemahaman masyarakat Kristen terhadap tradisi Ma’Balik Gandang, di mana sebagian memandangnya sebagai bentuk ungkapan syukur dan pemulihan setelah masa duka, sedangkan sebagian lainnya menolaknya karena dianggap tidak sesuai dengan iman Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna teologis tradisi Ma’Balik Gandang berdasarkan perspektif teologi kontekstual Eka Darmaputera. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan, observasi, dan wawancara terhadap informan yang berkaitan dengan tradisi Ma’Balik Gandang di Desa Tanete Walenrang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ma’Balik Gandang mengandung nilai teologis dan sosial sebagai bentuk pemulihan duka, ungkapan syukur kepada Tuhan, serta memperkuat hubungan persekutuan masyarakat. Dalam perspektif Eka Darmaputera, tradisi ini dapat dipahami melalui dialog kritis antara Injil dan konteks budaya, sehingga budaya tidak langsung ditolak, tetapi dikaji berdasarkan nilai-nilai iman Kristen. Kata kunci: Eka Darmaputera, Ma’Balik Gandang, Teologi Kontekstual, Tradisi, Walenrang. ABSTRACT This study examines the theological analysis of the ma'balik gandang tradition from the perspective of Eka Darmaputera's theology in the Christian community of Tanete Walenrang Village. The problem in this study stems from differences in understanding of the ma'balik gandang tradition among Christians. Some view it as an expression of gratitude and healing after a period of grief, while others reject it as inconsistent with the Christian faith. This study aims to describe and analyze the theological meaning of the ma'Balik gandang tradition from Eka Darmaputera's contextual theology perspective. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include literature review, observation, and interviews with informants related to the ma'balik gandang tradition in Tanete Walenrang Village. The results indicate that the ma'balik gandang tradition contains theological and social values as a form of healing from grief, an expression of gratitude to God, and strengthening community ties. From Eka Darmaputera's perspective, this tradition can be understood through a critical dialogue between the Gospel and the cultural context. Therefore, the culture is not immediately rejected but rather examined based on the values of Christian faith. Key words: Eka Darmaputera, ma'Balik gandang, Contextual Theology, Tradition, Walenrang.

Item Type: Thesis (Scholar)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Depositing User: am andarias m.
Date Deposited: 28 Jul 2026 03:56
Last Modified: 28 Jul 2026 03:56
URI: http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5464

Actions (login required)

View Item View Item