Pakambanan, Yuliana (2025) Perempuan dan Rokok: Kajian Teologis Etis terhadap Farming Negative Masyarakat Toraja terhadap Perempuan Merokok. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
|
Text
yuliana_skpp.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
yuliana_hd.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
yuliana_kp.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
yuliana_bab_1.pdf Download (456kB) |
|
|
Text
yuliana_bab_2.pdf Download (565kB) |
|
|
Text
yuliana_bab_3.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) | Request a copy |
|
|
Text
yuliana_bab_4.pdf Restricted to Repository staff only Download (473kB) | Request a copy |
|
|
Text
yuliana_bab_5.pdf Download (353kB) |
|
|
Text
yuliana_dp.pdf Download (392kB) |
|
|
Text
yuliana_lp.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
yuliana_lp.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
yuliana_cv.pdf Download (259kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas fenomena framing negatif masyarakat Toraja terhadap perempuan yang merokok dalam perspektif teologis etis. Dalam konteks sosial Toraja yang masih kuat dipengaruhi budaya patriarkal, perilaku merokok dianggap wajar bagi laki-laki, namun dinilai tidak pantas dan bermoral buruk ketika dilakukan oleh perempuan. Akibatnya, perempuan perokok kerap mengalami stigma, diskriminasi, dan marginalisasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan kajian literatur untuk menggali pandangan masyarakat serta menganalisisnya melalui lensa teologi Kristen dan etika Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framing negatif terhadap perempuan perokok lebih dipengaruhi oleh konstruksi sosial-budaya daripada pertimbangan moral dan teologis yang adil. Dalam terang teologi Kristen, manusia dipahami sebagai ciptaan Allah yang setara dan utuh, sehingga penilaian yang didasarkan pada tampilan luar bertentangan dengan prinsip keadilan, kasih, dan martabat manusia. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembacaan teologis etis yang kritis untuk membangun sikap inklusif dan adil terhadap perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Kata kunci: perempuan, rokok, framing negatif, teologi etis, masyarakat Toraja ABSTRACT This study examines the phenomenon of negative framing toward women who smoke within Torajan society from a theological-ethical perspective. In the social context of Toraja, which is strongly influenced by patriarchal culture, smoking is socially accepted for men but considered inappropriate and morally deviant when practiced by women. As a result, women who smoke often experience stigma, discrimination, and social marginalization. This research employs a qualitative approach using interviews, observation, and literature review to explore societal perceptions and to analyze them through the lens of Christian theology and ethics. The findings indicate that negative framing of women smokers is primarily shaped by socio-cultural constructions rather than fair moral or theological considerations. From a Christian theological perspective, human beings are created equally and wholly in the image of God; therefore, judgments based solely on outward behavior contradict principles of justice, love, and human dignity. This study emphasizes the importance of a critical theological-ethical reflection in fostering a more inclusive and just attitude toward women in social life. Keywords: women, smoking, negative framing, theological ethics, Torajan society.
| Item Type: | Thesis (Scholar) |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics |
| Depositing User: | am andarias m. |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 10:59 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 10:59 |
| URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/5265 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

