Batta, Novia Lengkasira (2017) Konseling kepada Korban Pelecehan Seksual: Penerapan Metode Terapi Rasional Emotif. Scholar thesis, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja.
Text
novia_hd.doc Download (201kB) |
|
Text
novia_kp.doc Download (169kB) |
|
Text
novia_bab_1.doc Download (292kB) |
|
Text
novia_bab_2.doc Download (251kB) |
|
Text
novia_bab_3.doc Restricted to Repository staff only Download (183kB) | Request a copy |
|
Text
novia_bab_4.doc Restricted to Repository staff only Download (142kB) | Request a copy |
|
Text
novia_bab_5.doc Download (769kB) |
|
Text
novia_dp.doc Download (70kB) |
|
Text
novia_lp.doc Download (127kB) |
|
Text
novia_cv.pdf Download (212kB) |
Abstract
Novia Lengkasira Batta, nirm: 20133630, menyusun skripsi dengan judul: Konseling Kepada Korban Pelecehan Seksual. Dengan pembimbing Dr. Yonatan Sumarto, M.Th selaku pembimbing I dan Marthinus Kabe, M.Pd.K., selaku pembimbing II. Kekerasan seksual yang terjadi pada seorang perempuan disebabkan karena sistem nilai bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah dibandingkan dengan laki-laki sehingga marak terjadi kekerasan seksual di tengah-tengah masyarakat. Akibat dari kekerasan seksual yang terjadi berdampak sangat besar bagi korban salah satunya berdampak pada psikologi korban. Maka sangat diperlukan layanan konseling bagi orang-orang yang mengalami kekerasan seksual (pelecehan seksual). Konseling merupakan salah satu layanan yang dilakukan dalam bentuk komunikasi timbal balik antara dua individu yaitu konselor dan konseli. Komunikasi yang dibangun oleh konselor dan konseli bukan komunikasi yang biasa akan tetapi percakapan yang mendalam untuk mengantar konseli dalam memahami dan mencari alternatif solusi sehingga terjadi perubahan sikap dan tingakah laku yang positif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu melalui studi kepustakaan, dan studi lapangan yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil wawancara dari salah satu korban pelecehan seksual masalah yang paling berat yang dialami oleh korban yaitu korban merasa rendah diri. Dari masalah yang dihadapi oleh korban maka penulis mengunakan metode Terapi Rasional Emotif (TRE) yang diperkenalkan oleh Albert EIlis untuk membimbing konseli dalam menghadapi masalahnya sehinggga pikiran-pikiran yang irasional dapat berubah menjadi pikiran-pikiran yang rasional sehingga terjadi perubahan tingkah laku yang positif pada korban. Dalam mengkonseling korban pelecehan seksual tersedia beberapa metode yang dapat digunakan namun perlu diperhatikan bahwa setiap individu memiliki karakter dan ciri yang berbeda-beda dan memiliki masalah yang berbeda maka metode yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan konseli.
Item Type: | Thesis (Scholar) |
---|---|
Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
Depositing User: | am andarias manting |
Date Deposited: | 27 Jul 2024 18:19 |
Last Modified: | 27 Jul 2024 18:19 |
URI: | http://digilib-iakntoraja.ac.id/id/eprint/1864 |
Actions (login required)
View Item |